Python merupakan salah satu bahasa
pemrogramman yang memadukan antara kesederhanaan dan kekuatan (powerful). Anda akan terkejut
betapa mudahnya untuk berkonsentrasi pada penyelesaian pada suatu permasalahan
dari pada malah memikirkan syntax dan struktur dari bahasa pemrograman itu
sendiri.
Python adalah bahasa pemrograman yang mudah
dipelajari dan powerful.
Python memiliki struktur data tingkat-tinggi yang efisien dan merupakan
pendekatan yang sederhana tetapi efektif pada pemrograman yang berorientasi
pada objek (Object-oriented Programming).
Syntax elegan dan dynamic
typing yang dimiliki oleh python, bersama dengan interpreted nature dari
Python, menjadikannya bahasa pemrograman yang ideal untuk melakukan ‘scripting’ dan pengembangan
aplikasi yang pesat dalam banyak area pada kebanyakan platform.
Beberapa fitur dari Python:
1. Sederhana
Python merupakan merupakan bahasa pemrograman yang sederhana
dan minimalis. Membaca program python hampir seperti membaca bahasa inggris.
Ini merupakan salah satu kekuatan terbesar dari bahasa pemrograman python.
Python dapat membuat anda berkonsentrasi pada penyelesaian masalah dari
pada memikirkan bahasa itu sendiri.
2. Mudah dipelajari
Seperti yang akan anda lihat, Python sangatlah mudah untuk
dijadikan permulaan untuk belajar bahasa pemrograman. Python memiliki syntax
yang sederhana.
3. Free dan Open Source
Python adalah contoh dari FLOSS (Free/Libré and Open Source Software).
Dalam penjelasan pendek, anda dapat secara bebas mendistribusikan salinan
dari software ini, membaca kode sumber, merubah, dan menggunakan setiap bagian
darinya dalam sebuah program free yang baru. FLOSS bedasar pada konsep
komunitas yang senang berbagi pengetahuan. Ini merupakan salah satu alasan
mengapa bahasa pemrogramman Python sangatlah bagus. Python diciptakan dan
dikembangkan oleh komunitas yang hanya ingin melihat bahasa pemrograman Python
yang lebih baik.
4. Bahasa pemrograman tingkat tinggi (High-level Language)
Ketika anda menulis program dalam bahasa pemrograman Python,
anda tidak perlu repot-repot memikirkan detil-detil tingkat rendah (low-level details) seperti me-manage memory yang akan
digunakan oleh program yang anda tulis.
5. Portabel
Dikarenakan sifat alamiahnya yaitu open-source, Python telah di-port atau dirubah untuk
dapat digunakan dalam banyak platform.
Semua program python anda dapat berjalan pada semua platfrom ini tanpa
membutuhkan perubahan sama sekali selama anda tidak menggunakan
fitur-fitur yang bersandar pada system.
Anda dapat menggunakan Python pada Linux, Windows, FreeBSD,
Machintosh, Solaris, OS/2, Amiga, AROS, AS/400, BeOS, OS/390, z/OS, Palm OS,
QNIX, VMS, Psion, Acorn RISC OS, VxWorks, PlayStasion, Sharp Zaurus, Windows CE
dan bahkan pada PocketPC!
Anda bahkan dapat menggunakan platform seperti Kivy untuk
membuat games untuk iOS (iPhone, iPad) and Android.
6. Interpreted
Ini membutuhkan sedikit penjelasan.
Sebuah program yang ditulis dalam compiled
language (bahasa pemrograman yang membutuhkan proses
kompilasi) seperti C dan C++ akan dikonversi dari bahasa sumber yaitu C
dan C++ kedalam bahasa yang dimengerti oleh komputer (kode biner, yaitu 0 dan
1) yang disebut dengan proses kompilasi, menggunakan sebuah compiler. Ketika anda
menjalankan program tersebut, sebuah software linker/loader menyalin
program anda dari harddisk ke memory dan mulai menjalankannya.
Python tidak membutuhkan proses kompilasi. Anda tinggal
menjalankan program anda langsung dari kode sumber. Python akan merubah kode
sumber yang anda tulis menjadibytecodes dan
kemudian menerjemahkannya kedalam bahasa komputer (kode biner) dan kemudian
menjalankannya. Semua ini menjadikan python mudah digunakan, karena anda tidak
perlu meng-compile program yang anda
tulis, memastikan bahwa pustaka atau library yang bersangkutan terhubung, dsb.
Ini juga menjadikan program Python anda sangat portabel, karena
anda hanya tinggal menyalin program Python anda pada komputer lain
dan program python anda langsung bisa bekerja.
7. Berorientasi pada objek (Object
Oriented)
Python mendukung pemrograman prosedural (procedure-oriented programming).
Dalam bahasa pemrograman prosedural, program dibuat dalam prosedur-prosedur
atau fungsi-fungsi yang tak lain adalah segelintir kode yang dapat digunakan
berkali-kali tanpa harus menuliskannya berulang kali. Dalam bahasa pemrograman
yang object-oriented, program dibuat
dalam objek yang menggabungkan data dan fungsionalitas. Python memiliki cara
yang powerful tetapi juga
sederhana untuk melakukan OOP (Object-Oriented
Programming), terutama jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman besar
seperti C++ atau Java.
8. Dapat dilakukan perluasan (Extensible)
Jika anda membutuhkan bagian penting dari sebuah kode agar
dapat berjalan dengan sangat cepat atau menjadikan suatu algoritma agar tidak
dapat dibuka oleh orang lain, anda dapat mengkode bagian tersebut dengan
pemrograman C atau C++ kemudian menggunakannya dalam program python anda.
9. Dapat ditanamkan (Embeddable)
Anda dapat menanamkan atau meng-embed Python
dengan program C/C++ anda untuk memberikan kapabilitas ‘scripting‘ kepada pengguna
program anda.
10. Memiliki pustaka (libraries) yang luas
Pustaka baku python (Python
Standard Library) sangat besar. Itu dapat membantu anda untuk melakukan
banyak hal termasuk regular
expression, documentation generation, unit testing, threading, database, web
browser, CGI, FTP, email, XML, XML-RPC, HTML, file WAV, kriptografi,
GUI (Graphical User Interfaces), dan
hal lain yang bersandar pada system. Ingat, semua ini tersedia dimanapun Python
terinstall. Hal ini yang disebut dalam Python dengan filosofi ‘Batteries Included’.
Python
memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya
terutama dalam hal penanganan modul, ini yang membuat beberapa programmer
menyukai Python. Selain itu Python merupakan salah satu produk yang bersifat
open source, free, dan multiplatform. Beberapa feature yang dimiliki Python
antara lain.
- Memiliki library yang
luas, dalam distribusi Python telah disediakan modul-modul siap pakai untuk
berbagai keperluan
- Memiliki tata bahasa
yang jernih dan mudah dipelajari
- Memiliki aturan layout
source code yang memudahkan pengecekan, pembacaan kembali, dan
penulisan ulang
source code tersebut
- Bersifat OOP
- Memiliki sistem
pengelolaan memory yang auto, garbage collection, seperti Java
- Bersifat modular,
mudah dikembangkan dengan menciptakan modul-modul baru, dimana modul-
modul
tersebut dapat dibangun dengan bahasa Python maupun C/C++
- Memiliki fasilitas
pengumpulan sampah secara auto, seperti halnya pada bahasa pemrograman Java,
Python memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memory komputer sehingga para
programmer
tidak perlu melakukan pengaturan memory komputer secara langsung
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan dari Python antara lain.
- Tidak ada tahapan
dalam proses compile dan penyambungan (link) sehingga kecepatan perubahan
pada
masa pembuatan sistem aplikasi meningkat
- Tidak ada deklarasi
tipe sehingga program menjadi lebih sederhana, singkat, dan flexible
- Kemampuan management
memory secara auto yaitu kumpulan sampah memory sehingga dapat
menghindari
pencatatan source code
- Tipe data dan operasi
tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan sistem aplikasi menggunakan tipe
object yang telah ada
- Bersifat OOP
- Pelekatan dan
perluasan dalam C
- Terdapat kelas, modul,
exception sehingga terdapat dukungan pemrograman skala besar secara
modular
- Pemuatan dinamis modul
C sehingga extension menjadi sederhana dan berkas binary yang kecil
- Pemuatan kembali
secara dinamis modul Python seperti memodifikasi aplikasi tanpa
menghentikannya
- Model object universal
kelas satu
- Konstruksi pada saat
aplikasi berjalan
- Bersifat interaktif,
dinamis, dan alamiah
- Akses hingga informasi
interpreter
- Bersifat portable yang
secara luas seperti pemrograman antar platform tanpa ports
- Pelaksanaan compile
untuk portable kode byte sehingga kecepatan eksekusi bertambah dan
melindungi
source code
- Adanya interface yang
terpasang untuk pelayanan keluar seperti perangkat bantu sistem, GUI,
persistence, database
- Python menyediakan
bahasa pemrograman optimasi untuk kegunaan, bersama dengan perangkat
bantu yang
dibutuhkan untuk diintegrasikan dengan bahasa pemrograman lainnya
Sedangkan
kekurangan Python.
- Beberapa penugasan
terdapat di luar dari jangkauan kemampuan Python, seperti bahasa
pemrograman
dinamis lainnya, Python tidak secepat atau efisien sebagai statis, tidak
seperti bahasa
pemrograman C
- Disebabkan karena
Python merupakan interpreter, Python bukan merupakan perangkat bantu
terbaik untuk pengantar komponen kinerja kritis
- Python tidak dapat
digunakan sebagai dasar bahasa pemrograman implementasi untuk beberapa
komponen, tetapi dapat bekerja dengan baik sebagai bagian depan script
interface
- Python memberikan
tingkat efisiensi dan flexibility trade off by dengan tidak memberikannya
secara menyeluruh
Aplikasi
bahasa pemrograman Python antara lain untuk melakukan hal-hal sebagai berikut
ini.
·
Perangkat bantu shell
·
Tugas-tugas sistem
administrator, program baris perintah
·
Kerja bahasa extension
·
Sebagai interface untuk
library C/C++
·
Pembuatan prototype
secara cepat, pembuatan sistem aplikasi
·
Sebagai prototype yang
dapat dibuang atau sesuai dengan permintaan
·
Modul berdasarkan
bahasa pemrograman
·
Pengganti dari
penulisan parser khusus
·
Sebagai interface
pengguna GUI
·
Penggunaan GUI API
sederhana dan canggih
·
Pengaksesan database
·
Penyimpanan object
yang tetap, interface sistem SQL
·
Pemrograman secara
terdistribusi
·
Penggunaan API
mekanisme client-server yang terintegrasi
·
Untuk script internet
CGI, antarmuka HTTP, Aplet, dan lain sebagainya
sumber:
http://lang8088.blogspot.co.id
https://mardon86.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar